Muslimah di India dilarang salat tarawih di masjid

Diposting oleh moga on Jumat, 19 Juli 2013

Reporter : Pandasurya Wijaya



Komite Wakaf Kota Hassan di Negara Bagian Karnataka, India, menyatakan keberatan jika perempuan ikut salat tarawih di masjid selama Ramadan. Komite itu menyarankan Dewan Wakaf di Karnataka mengambil tindakan terhadap dewan masjid, seperti dilansir surat kabar the Hindu, Jumat (19/7).Namun pihak dewan masjid di kota itu mengatakan Dewan Wakaf tidak punya wewenang untuk menentukan siapa yang boleh atau tidak salat di masjid.Syed Umar Farooq, sekretaris dewan masjid mengatakan Dewan Wakaf itu tidak berhak menentukan siapa yang boleh atau tidak salat di masjid."Selama delapan hingga sepuluh tahun ini perempuan selalu ikut salat tarawih di masjid selama Ramadan. Kami telah membangun ruang khusus jamaah perempuan di masjid. Dewan Wakaf tidak berhak menentukan siapa yang boleh salat di sana."Rabu lalu rapat pertemuan pun diadakan setelah dewan masjid menerima pernyataan keberatan dari kelompok yang tidak ingin perempuan salat di masjid.Syed Khasim, ketua Dewan Wakaf di Hassan menyatakan keberatannya berdasarkan aturan syariat yang melarang perempuan salat tarawih di masjid.Dia mengatakan dewan masjid tidak mengindahkan keberatan mereka. "Saya telah menyarankan dewan untuk menunjuk koordinator guna membekukan dewan masjid yang seharusnya sudah habis masa kerjanya sejak dua tahun lalu. Saya juga minta pembiaran perempuan yang salat di masjid dihentikan," kata dia.


Follow Berita # India




Follow tag Muslimah Gaya akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita India, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar India.


Let's be smart, read the news in a new way.

{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar